AnameStrike Eps.03
Baiklah mari kita
lanjutkan ceritanya!
Aname Strike Eps.
03 # Badai yang kelam
Himpunan pasukan
Divisi penelitian telah membawa persediaan material dan pangan untuk membantu
Desa Vincel yang telah terkena musibah yang tak terduga. Semua ini berkat negoisasi
Aname untuk bisa kembali bertemu dengan rekannya dengan selamat. Namun tidak
semudah itu. Meskipun kebahagian tercapai, tetapi tugas masih harus dijalankan.
Misi Ekspedisi yang dibebankan kepada Aname menuntutnya memberikan informasi
kepada Ketua Divisi Cybertech.
Hilangnya banyak
kru kapal juga sangat merugikan pihak Divisi. Memang di Lautan Kelam adalah
tempat yang sangat misterius. Lautan Kelam ini memperoleh namanya seperti itu
semenjak kejadian beruntun hilangnya kapal kapal dagang dan penerbangan yang
melewati lautan tersebut menuju Dataran Raedos. Kapal kapal dinyatakan banyak
yang hilang kontak semenjak 15 tahun yang lalu. Akhirnya karena kejadian ini
sangat sering terjadi, mereka enggan melalui jalur tersebut dan menamainya
Lautan Kelam.
Lautan Kelam
dulunya bernama Lautan Hezo, karena dulunya ada suku Hezo yang mendiami dataran
Hezo di tengah tengah lautan itu. Pada tahun 2173 terjadi gempa bumi dashat
yang membuat dataran tersebut patah ke dalam dan akhirnya menghilang, menjadi
semacam dangkalan di tengah laut. Suku tersebut hilang beserta datarannya
sekalian. Meskipun tragis, lautan ini dikenal sebagai perairan yang sangat aman
hingga tahun 2185, kejadian itu mulai terjadi.
Seiring waktu
bergulir, peneliti dari berbagai negara mulai mengadakan penelitian dan
ekspedisi ke daerah laut tersebut. Ekspedisi pertama dilakukan oleh Dr. Gin
dari Vinland. Dikumpulkan data bahwa badai memang sering terjadi dan angin
angin misterius tiba tiba muncul dari keliling diameter laut. Angin tersebut
membentuk sejenis cyclone yang menumbangkan setiap objek yang melintasi medan
tersebut. Ada Ekspedisi lain yang menemukan bahwa di titik yang dibicarakan Dr.
Gin sering terlintas objek yang tidak dikenal, menjulang seperti mercusuar dari
tengah samudra. Namun, sekitar 2 km tim mendekat, objek tersebut lenyap
kembali.
Inilah yang
menjadi dasar Hipotesa Ketua Divisi untuk menyelidiki Lautan Kelam. Lautan Kelam sangat memungkinkan di sana
untuk adanya pangkalan militer teroris rahasia. Dan juga penemuan menara aneh tersebut
mirip dengan Router yang berfungsi untuk memodifikasi suhu yang sering
diterapkan pada objek wisata. Di sana juga merupakan bekas daratan, jadi sangat
memungkinkan bahwa dangkalan yang ada di sana telah direklamasi secara diam
diam dan para teroris tersebut mulai memasang menara router untuk memodifikasi
iklim sehingga kerap terjadi badai misterius di sana.
Dan alasan
jaringan ini memilih lautan tersebut selain karena hal hal di atas, tentu
karena letak lautan yang strategis ke berbagai negara yang memudahkan mereka
untuk meluncurkan serangan tiba tiba ataupun melakukan spionase dan peretasan
jaringan. Hipotesaku yang lain, mungkin semenjak dari dulu, mereka telah
membujuk Prof. Hexer untuk bergabung dengan mereka.
Untuk memastikan
keadaan, akhirnya dikirimlah Prof. Aname untuk melakukan investigasi lebih
jauh.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
3 hari berlalu
dan akhirnya rombongan kapal bala bantuan tiba di pulau Vesel. Dan kini, warga
sibuk membangun kembali puing puing desa mereka yang hancur.
Kemunculan Robot
itu telah meresahkan warga di sini< Aname
Aneh sekali,
siapa yang mengirimkan robot untuk membantai desa yang sama sekali tidak ada
hubungannya dengan percaturan dunia. Jika ini adalah ulah salah satu negara,
untuk apa mereka mengirim robot jauh jauh kemari untuk hal yang sepertinya sama
sekali tidak memiliki keutungan bagi mereka.
Inilah yang harus
saya bicarakan tuan!
Menurut ekspedisi
yang terakhir kali saya lakukan, bahwa sebelum badai menerjang dan
menenggelamkan kapal saya, saya memang merekam banyak sekali objek aneh yang
bergentayangan di sekitar sana.
Berikut ini
adalah bukti buktinya tuan.
Jadi saya
memastikan bahwa itu adalah router pengubah iklim dan ada yang tidak beres
dengan wilayah tersebut.
Kerjamu Bagus
Aname. Hipotesis kita jadi semakin kuat kalau di sana memang ada yang tak
beres. Aku sudah menduga bahwa kita memang harus membawa armada tempur yang
lebih banyak. Selain kamu, aku juga sudah mengirimkan beberapa anggota kecil
untuk memantau aktivitas di sekitar laut kelam. Dan semuanya merujuk pada
koordinat 59 sebagai pusatnya.
Tuan! Kita harus
membuktikan apa yang terjadi. Tuan! Ijinkan saya sekali lagi untuk mengadakan
ekspedisi ke sana. Kali ini saya pasti akan berhasil. Dan kita tumpas NetherBot
ini!
Tentu. Karena
kamu yang telah mengetahui lautan ini dan keinginanmu untuk menangkap Hexer,
maka akan ku serahkan tugas ini padamu.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Sekarang kita
harus melakukan konsolidasi. Dari Pulau Vesel, kita akan bergerak ke arah barat
laut menuju Koordinat 59. Tentunya sekarang kita harus mempersiapkan kapal yang
lebih mumpuni. Lev101 adalah kapal Anti-badai yang telah dirancang sedemikian
rupa oleh Divisi Cybertech. Jadi kali ini semua pasti akan berhasil menaklukkan
mereka.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Semua sudah siap
Profesor. Sekarang ada 5 Armada kapal Lev101 yang siap berlayar. Kita akan
berlayar ketika hari sudah larut.
>>>>>>>>>
. . . . . . . . .
. . . . . .
Akhirnya semuanya
sudah siap. Aku bisa melanjutkan cita citaku untuk merebut kembali robot
idamanku.
Jeng jeng jeng
jeng jeng jeng jeng. . . .
Jeng jeng jeng
jeng jeng jeng jeng
Jeng jeng jeng
jeng jeng jeng jeng
Jeng jeng jeng
jeng jeng jeng jeng
Kapten, terdapat
badai menghadang di depan! Kita harus memutar!
Jangan! Terobos saja!
Ini kapal Anti- Badai. Perintahkan armada lain untuk menerobosnya!
Siap Laksanakan!
Whooososssssss,,,,,,,
Whooossss,,,,,,,,
Dzuar... . . . .
Tzent Tzent
Hei lihat! Di
koordinat551 dari kapal. Terdapat objek misterius lagi.
Perintahkan untuk
meluncurkan rudal!
Siap kapten!
<cegliiiiiittttt.....
Cuuuuzzzzzzz dzuarrrr....>
Duuurrr.r.....
(lalu tower di
tengah laut tumbang dan badai mulai berkurang)
Kapten,
intensitas badai mulai berkurang!
Tentu! Sudah
sesuai dugaanku ini adalah menara router.
Teruskan perjalanan!
Kapten ada
gangguan dari bawah laut! Sepertinya ini sinar laser!
Kontak pesan ke
Navile Base!
Siap kapten!
Navile base
masuk! Navile base!
Navile base di
sini!
Kami sedang
diserang! Rudal ke koordinat 342 dari kami!
Siap diterima!
<tzuuuu tzuuuuu
tzuuuuuu>
<duarrrrrr
duarrrrr duarrrrrr>
(Atur supaya
berulang ulang. Buat beberapa kumpulan Hyperion sebelum kita mencapai daratan)
<Blip Blip
Blop Blop>
<tziung
tziung>
Kapten! Ada
serangan udara dari robot aneh!
Aktivasi Air
Storm Matter!
Siap laksanakan!
(Lantas gerumunan
robot Ares penyerang itu tumbang satu persatu)
Berselang
beberapa saat. . .
Kapten Lihat!
Ada sebuah
daratan dari koordinat 59!
Wah benarkah!
Kirimi pesan pada navile base!
(we under
attack!)
Siap kapten!
Navile base
navile base! Terdapat markas musuh dari arah koordinat 59. Luncurkan misilie
peledak!
Navile base siap
laksanakan!
<tzuuuu
tzuuuuu tzuuuuuu>
<duarrrrrr
duarrrrr duarrrrrr>
Segera lakukan
pendaratan saudara saudara!
(lalu ngarang
sendirilah skema bertempurnya, pokonya di situ ada perang melawan robot
penghuni pulau tersebut, lalu ada pabrik pabrik markas musuhnya. HANCURKAN! Dan
ada satu bangunan markas yang harus dihancurkan. Setelah bangunan markasnya
agak kebakaran gitu, langsung buat youre victorious!
Aku harus menangkap
hexer dan menumpas jaringan Netherbot ini! PASTI!
Epilog :
Akhirnya Aname
sampai pada saatnya menguak kebenaran tentang keberadaan netherbot! Tim
penyelidikan dari Divisi Cybertech telah memiliki hipotesa kuat antara hubungan
keanehan laut kelam dengan keberadaan netherbot. Akhirnya fakta yang
mengejutkan terungkap! Di koordinat 59 yang disinyalir sebagai pusat badai dan
titik titik objek aneh merupakan sebuah daratan yang tidak pernah ada
sebelumnya semenjak gempa bumi terjadi. Maka dari itu, penyerbuanpun
berlangsung. Akankah Prof. Aname berhasil menguak siapa dalang dibalik
netherbot Ini? Simak di episode selanjutnya! . . . . .
Komentar
Posting Komentar